Visi & MISI

Visi SMP Negeri 1 Ampelgading

Visi sekolah adalah Unggul Dalam Mutu, Santun Dalam Prilaku, Kreatif dalam Karya Berdasar Iman dan Taqwa.

Kami memilih visi ini untuk tujuan jangka panjang, menengah dan jangka pendek. Visi ini menjiwai warga sekolah kami untuk selalu mewujudkan setiap saat dan berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah.

Visi tersebut mencerminkan profil dan cita - cita sekolah dengan indikator sebagai berikut :

1. Adanya / terciptanya Proses Pembelajaran semangat dan disiplin dan tertib untuk mendapatkan output yang bermutu.
2. Semua warga sekolah mempunyai semangat dan disiplin yang tinggi sebagai tanggungjawabnya terhadap proses belajar mengajar.
3. Adanya pengamalan dan penghayatan ajaran agama, sehingga bersikap santun dalam berbahasa maupun bertinda.
4. Adanya peningkatan prestasi akademik yang signifikan antara input yang ada dan output yang dihasilkan setelah proses belajar mengajar.
5. Siswa memiliki daya kreatif untuk menciptakan sesuatu yang memiliki dasar iman dan taqwa yang tinggi sebagai bekal siswa dikemudian hari.

Misi SMP Negeri 1 Ampelgading

Dalam upaya mewujudkan visi sekolah, telah dilakukan elaborasi dengan cara menganalisis ruang lingkup misi (mission area analysis) yang kemudian menghasilkan rumusan (mission statement). Sebagai berikut :

1. Menyelenggarakan kegiatan bimbingan dan pembelajaran efektif dalam rangka optimalisasi pengembangan prestasi akademik peserta didik.
2. Mengembangkan minat, bakat dan potensi kreatif peserta didik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, olahraga dan keterampilan sehingga mewujudkan dalam bentuk perolehan prestasi bidang akademik maupun non- akademik.
3. Membentuk watak, karakter, akhlakul karimah peserta didik dengan cara menginternalisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dan ajaran agama melalui pendidikan budi pekerti yang terintegrasi pada mata pelajaran, dan melalui praktek keseharian (in action), serta melalui keteladanan (uswatun khasanah).
4. Mengupayakan terpenuhinya kebutuhan sarana, prasarana dan fasilitas sekolah guna memberikan layanan pendidikan yang bermutu.
5. Mengimlementasikan managemen berbasis sekolah yang mengedepankan partisipasi, transparansi, fleksibilitas dan akuntabilitas.
6. Meningkatkan kopentensi tenaga pendidik dan kependidikan agar menjadi profesional yang amanah.
7. Membangun kebersamaan antar warga sekolah serta antar sekolah dan masyarakat (stakeholder) dalam rangka menciptakan suasana pendidikan yang kondusif.

Tujuan SMP Negeri 1 Ampelgading

Tujuan strategis 2018/2019 – 2020/2021

Tercapainya prestasi akademik siswa dengan indikasi :

- Kelulusan mencapai 100 %.
- Peringkat sekolah berdasarkan nilai ujian nasional menduduki serendah- rendahnya peringkat 10 di tingkat Kabupaten dan/masuk 500 besar di tingkat Propinsi Jawa Tengah.
- 100% siswa mampu mencapai standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk masing-masing mata pelajaran tanpa melalui pembelajaran remedial yang harus ditempuh di semester/kelas berikutnya..
- Mampu meraih prestasi sebagai juara di tingkat kabupaten pada even-even lomba mata pelajaran maupun lomba bidang kesiswaan.

Terwujudnya aktivitas pengembangan bakat, minat dan potensi kreatif siswa sehingga mampu berprestasi :

- Dibidang ilmu pengetahuan, ada siswa yang mampu menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau sejenisnya tingkat kabupaten sehingga berhak maju ketingkat Provinsi.
- Dibidang teknologi, ada siswa yang maju ke babak final (babak prestasi) diJakarta dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) atau Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR).
- Dibidang olahraga, salah satu cabang olahraga permainan yang dikembangkan sekolah mampu menduduki tiga besar tingkat kabupaten.
- Dibidang seni, memiliki :
a. Drumband yang mampu menduduki tiga besar tingkat kabupaten.
b. Kelompok sastra yang mampu beraktivitas kreatif secara rutin.
c. Unit musik Band dan Rebana yang layak tampil dimuka publik dan mampu berkompetisi.
- Dibidang keterampilan, siswa yang lulus :
a. Menguasai keterampilan komputer sekurang – kurangnya program windows (MS_Word, MS_Excel dan Power point) serta mampu mengakses informasi melalui internet.
b. 30% siswa yang lulus menguasai salah satu keterampilan yang dikembangkan sekolah melalui program ekstrakulikuler maupun melalui pembelajaran muatan lokal.
- Dibidang kepramukaan, peserta didik yang aktif berturut – turut tanpa putus :
a. Selama satu tahun (kelas VII) mampu menyelesaikan syarat kecakapan umum (SKU) Penggalang Rakit dan memperoleh lima macam tanda kecakapan khusus (TKK).
b. Selama dua tahun (kelas VIII) mampu menyelesaikan SKU Penggalang Terap dan memperoleh sepuluh macam TKK.
c. Selama tiga tahun (kelas IX) mampu menyelesaikan syarat pramuka garuda (SPG) golongan Penggalang :
c.1. Terlaksananya keberhasilan pembinaan kepribadian siswa dalam rangka membentuk karakter peserta didik menjadi insan beriman dan bertaqwa serta berbudi pekerti luhur, konsisten dalam pelaksanaan ibadah dan memiliki kesantunan dalam perilaku sehari – hari (berakhlaqul karimah), didukung berkembangnya budaya sapa-salam dan komunitas gemar tersenyum (smilling community), sehingga berdampak tiadanya masalah pelanggaran tatakrama dan tata tertib sekolah (zero problem).
c.2. Terwujudnya kultur sekolah yang mendukung efektifitas pelaksanaan pendidikan di sekolah yang ditunjukan dengan :
c.2.1. Penerapan prinsip – prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS) telah menjadi budaya (inheren) dalam pengelolaan sekolah dengan mengedepankan azas profesionalisme, partisipasi, transparansi, fleksibilitas dan akuntabilitas.
c.2.2. Memiliki Rencana Pengembangan Sekolah/RPS (RKS dan RKAS/RAPBS) yang difungsikan sebagai dokumen dinamis yang penyusunan dan pelaksanaannya memenuhi azas demokratis-partisipasif dan transparan- akuntabel dalam rangka menciptakan good school management.
c.2.3. Pengembangan lingkungan fisik sekolah, sarana-prasarana dan fasilitas telah sesuai dengan tuntutan sekolah sebagai komunitas belajar (learning community) dan sesuai dengan arah pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (permendiknas Nomor 24 Tahun 2007).
c.2.4. Dukungan partisipasi masyarakat meningkat ditunjukkan dengan adanya pemberdayaan Komite Sekolah dan peran aktif masyarakat dalam pengembangan potensi peserta didik.